JANGAN KOTORI PEMILU YANG BERSIH
Partai di seluruh Indonesia merupakan jembatan bagi kader politik, jadi melalui partai politik kader politik di tingkat nasional maupun ditingkat daerah dapat berkipra. Tetapi wakil rakyat dari partai politik namun di pilih oleh rakyat melalui Pemihan Wakil Rakyat (Pemilu Legislatif). Rakyat harus mengerti politik melalui pendidikan pilitik sebelum memilih calegnya.
Untuk maksud tersebut, informasi pada bagian ini menulis tentang ”mereka harus tahu sebelum mereka milih”, artinya mereka itu Rakyat, rakyat harus tahu sebelum memilih wakil rakyatnya.
TAWARAN MANIS
Suatu ketika orang (kader Politik) datang dan menawarkan yang manis, hati tergugah karena kabar baru dan yang disampaikan itu dirasa baik baginya, tetapi suatu ketika mereka (rakyat) telah memberikan kepercayaan kepada wakil rakyatnya tenyata apa yang menjadi harapan menghilang, maka ketika itu pula kepercayaan mereka menghilang persamaan. Tetapi sebenarnya itu bukan kesalahan mereka, Rakyat kecil ini diajak tanpa diajar. Dipaksa tanpa sosialisasi partai politik, dan keinginan dari pada partai politik. Rakyat harus paham tentang apa itu Politik !, pendidikan bukan uang atau harta. Pendidikan bukan menunjukan dan kehebatan, pendidikan politik adalah memberi pemahaman agar rakyat supaya memilih wakil rakyat yang baik.
Partai PIB dalam pertarungannya selalu mengutamakan Pendidikan Politik, sebab pemahaman politik merupakan suatu tindakan yang baik yang harus ditempu. Rakyat adalah pemilih, sehingga merasa bagaimana mereka harus tahu sebelum mereka mengambil keputusan untuk memilih, mereka mengambil keputusan untuk memilih apa bila mereka sudah tahu dan mengetahui partai mana yang benar dan partai mana yang salah, atau mana yang merupakan tawaran manis dan partai mana yang secara rasional memberikan kepribadiannya. Orang yang menawarkan yang manis pasti setelah mengambil manisnya sudah menghilang, dan biasanya dalam waktu yang lama, ketika musimnya datang dia hadir dengan tawaran baru dengan versi yang berbeda.
Yang dimaksud dengan mereka itu adalah “rakyat Kecil”, “rakyat desa” “pemilih” orang di daerah terpencil, bukan orang kota. Partai PIB, merasa lebih baik bila rakyat mengetahui tentang pendidikan akal sehat. Tetapi orang kota juga minimal harus mengetahui tentang partai da visi dan misi dari pada Partai Politik. bagaimana mereka mengambil keputusan memilih kalau mereka tahu ?. mereka...... harus tahu lebih dahulu sebelum memberi haknya. Lebih baik sekali bila Mensosialisasi, menjelaskan, tentang visi-misi dan program partai yang jelas supaya rakyat harus mengeti sebelum memilih. Wakil rakyat juga jangan hanya mengambil suara saja tetapi harus membangun komunikasi secara baik selama mereka bekerja menjadi wakil rakyat.
Partai juga harus ada kesadaran, sebab uang bukan Jaminan, mereka yang di daerah terpencil tidak bisa membaca dan menulis, dan menghitung tetapi mereka bisa mendengar dan mengerti, sebab itu mereka yang menjadi kaki dan tangan dari pada Partai paham dengan baik sehingga mejelaskan visi dan misi partai kepada rakyat, jangan kita menipu mereka karena kepentingan kita sendiri, tetapi kita buat yang terbaik buat mereka sehingga mereka juga hidup tenang dan bahagia kita juga bekerja dengan tenang dan senang.
Sebagai kader partai PIB harus dan mampuh menjelaskan dan memberikan pemahaman dengan baik tentang partai politik di Indonesia, jangan kita minta mereka untuk suara saja, saya yakin kalau kita mengajar mereka demi perjuangan kita bersama pasti mereka juga akan tahu dan membuat yang terbaik bagi kita dan keterwakilan yang diharapkan dapat tercapai sehingga keterwakilan di lembaga Legislatif mampuh menyuarakan suara rakyat, dia juga memanfaatkan masa resesnya dengan baik sehingga aspirasi rakyat dapat tersalur dengan baik sampai di pemerintah.
Mereka itu adalah rakyat, dan pemilih yang punya hak suara, hak suara mereka itulah yang membuat kita mendapat peluang masuk lembaga legislative untuk memperjuangkan hak-hak dasar rakyat kecil di dalam lembaga terhormat itu, jangan menganggap rakyat kecil itu tidak ada pengaruh, rakyat kecil itulah yang menentukan lima tahun bagi wakil rakyat. Jangan melupakan rakyat tetapi kita menghargai rakyat atas kepercayaan mereka, politikus lokal ada di lembaga legislative selama lima tahun karena rakyat.
Setelah sudah ada didalam lembaga terhormat itu, Program yang bisa di perjuangkan bagi rakyat kecil adalah yang yang merupakan kebutuhan perioritas yaitu program pendidikan program pelayanan kesehatann, peningkatan pendapatan melalui penguata ekonomi Rakyat..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar